Segera Kunjungi Website Unit Kegiatan Mahasiswa Workshop of entrepreneur ITS (WE&T) di www.wet-its.com. Banyak sekali informasi mengenai entrepreneur, Bisnis, Pengusaha dan kewirausahaan disana.
Silahkan Berkunjung
Kamis, 12 November 2009
Workshop Of Entrepreneur & Technology ITS
Sabtu, 24 Oktober 2009
Kesimpulan Hasil Rapat WE&T dan TIME Table
Assalamualaikum..
teman-teman WE&Ters berikut tak sertakan pacakge yang didalamnya terdapat time schedule dan hasil rapat sabtu 24 oktober 2009. Apabila tidak bisa menyerahkan time table secara langung, maka dapat mengrimkan pengisian time table ke pengurus09@gmail.com ok!!!. Paling lambat hari senin, karena urgent
, efektif piket akan dimulai minggu depan tanggal 26 oktober 2009.
Berikut ini link download time table dan hasil Rapat WE&T
Trima kasih ![]()
Senin, 28 September 2009
Review Perusahaan IT Indonesia
PT. LEN Industri
Radiosonde merupakan alat yang dipasang pada balon cuaca untuk mengukur parameter-parameter atmosfir seperti temperatur, tekanan, dan kelembaban udara. Data ini kemudian dikirimkan ke suatu alat penerima. Sistem ini digunakan untuk mendeteksi lokasi dari objek yang bergerak. Sistem ini terdiri dari : Aplikasi : E-learning merupakan sistem pembelajaran berbasis elektronis yang memanfaatkan jaringan seperti LAN, WAN, atau internet untuk memungkinkan pelaksanaan pembelajaran jarak jauh, seperti CBT (Computer Based Training) atau WBT (Web Based Training). E-learning dapat juga digunakan sebagai sistem stand -alone untuk menampilkan data maupun aktifitas interaktif berbasis komputer lainnya. Sebagai sebuah sistem pembelajaran, e-learning dapat mengendalikan berbagai macam aktifitas pembelajaran, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi. Program-program pelatihan juga dapat didesain secara lebih efisien dan efentif. E-learning mempunyai beberapa kelebihan : - akses luas dan mudah - adaptabilitas tinggi - daya tahan tinggi
E-learning yang terintegrasi mempunyai komponen-komponen berikut ini : Learning Management System (LMS)
Fitur LMS : Knowledge Management System (KMS)
Fitur KMS : Learning Content Management System (LCMS)
Fitur : Electronic Library (E-Library)
Mobile Learning
E-Content Development
Jasa Pendukung PT. LEN mempunyai komitmen yang kuat untuk menyediakan produk dan jasa yang sesuai bahkan melebihi harapan pelanggan.
Untuk mendapatkan manfaat optimum dari produk dan layanan yang diberikan, LEN dilengkapi dengan pusat pelatihan yang akan memberikan pelatihan mengenai standar pengoperasian dan pemeliharaan produk kepada para pelanggan
Sejarah
Didirikan sejak tahun 1965, LEN kemudian bertransformasi menjadi sebuah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada tahun 1991. Sejak saat itu, LEN bukan lagi merupakan kepanjangan dari Lembaga Elektronika Nasional, tetapi telah menjadi sebuah entitas bisnis profesional dengan nama PT LEN Industri. Saat ini LEN berada di bawah koordinasi Kementrian Negara BUMN.
Selama ini, LEN telah mengembangkan bisnis dan produk-produk dalam bidang elektronika untuk industri dan prasarana, serta telah menunjukkan pengalaman dalam bidang :
• Broadcasting, selama lebih dari 30 tahun, dengan ratusan Pemancar TV dan Radio yang telah terpasang di berbagai wilayah di Indonesia.
• Jaringan infrastruktur telekomunikasi yang telah terentang baik di kota besar maupun daerah terpencil.
• Sistem Persinyalan Kereta Api di berbagai jalur kereta api di Pulau Jawa.
• Elektronika untuk pertahanan, baik darat, laut, maupun udara.
• Sistem Elektronika Daya untuk kereta api listrik.
• Ribuan Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya, yang telah digunakan oleh masyarakat di berbagai daerah di Indonesia bahkan di luar negeri.
Visi
Menjadi perusahaan elektronika kelas dunia.
Misi
Meningkatkan kesejahteraan stakeholder melalui inovasi produk elektronika industri dan prasarana
Kebijakan kualitas:
KEBIJAKAN KUALITAS
PT. LEN Industri mempunyai komitmen untuk senantiasa menyediakan produk yang memuaskan dan menyenangkan pelanggan.
(1)
Untuk memenuhi komitmen tersebut, perusahaan melakukan upaya perbaikan secara terus menerus dalam hal :
• Pemenuhan order tepat waktu
• Peningkatan mutu produk
• Peningkatan kompetensi karyawan
• Peningkatan ketepatan dan kecepatan aliran informasi dan dokumentasi
(2)
Manajemen menjamin ditetapkannya sasaran mutu di setiap kerja unit kerja
(3)
Sebagai metode dasar sistem manajemen mutu, perusahaan mengacu pada standar ISO 9001 : 2000.
Pelanggan
PT LEN Industri sangat bangga telah melayani pelanggannya dengan baik :
• Departemen Perhubungan
• PT. INKA (Persero)
• Kereta Tanah Melayu Berhad (KTMB), Malaysia
• Departemen Kelautan dan Perikanan
• Badan Pengelola Pengembangan Teknologi ( BPPT )
• Pemerintah Daerah
• Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
• Kementrian Negara Pembangunan Daerah Tertinggal
• Kementrian Riset dan Teknologi
• PT. Indosat, Tbk
• PT. PLN (Persero)
• Badan Meteorologi dan Geofisika
• Direktorat Jendral Pajak dan Bea Cukai
• Departemen Pertahanan
• TNI
• POLRI
• Departemen Komunikasi dan Informasi
• TVRI
• RRI
• TV & Radio Swasta
• PT. Surveyor Indonesia
• PT. Kereta Api (Persero)
Mitra kerja
Mitra Kerja dari PT. LEN Industri diantaranya adalah :
GE Fanuc
CARS - China Academy railway Science- China
RWE Schoot Solar - Jerman
Rohde & Schwarz - Jerman
Siemens AG -Jerman
Hollysys - China
Fiscan - China
Elettronika - Italia
Shiron - USA
PIT & CTM - Polandia
Q-Mac - Australia
Thales - Perancis
Product:
RADIO SONDE
SISTEM MONITORING DAN TRACKING ASET
E-LEARNING
- interoperabilitas tinggi
- dapat digunakan berulang kali.
LMS merupakan platform untuk pengembangan e-learning, karena mempunyai banyak fungsi yang tidak terbatas hanya pada distribusi materi pembelajaran, tetapi juga dalam hal manajemen dan evaluasi hasil-hasil pembelajaran.
KMS digunakan untuk merekam dan menyimpan knowledge, baik formal maupun berdasarkan pengalaman, ke dalam bentuk digital untuk memudahkan akses bagi para pengguna tergantung tingkat otorisasi masing-masing.
LCMS memungkinkan trainer, dosen, dan instruktur untuk membuat dan mengembangkan materi/e-learning content sendiri dengan mudah, walaupun mereka tidak menguasai pemrograman komputer.
E-Library merupakan layanan IT terintegrasi untuk manajemen perpustakaan digital (digital library). LEN menyediakan e-library yang fleksibel dancustomised sesuai kebutuhan pengguna.
E-Content merupakan bagian penting dari proses e-learning yang memainkan peranan utama. E-content memungkinkan pengguna untuk mengembangkan konten yang secara visual menarik dan interaktif. Media E-content dapat berupa format CD (stand alone) maupun format standar e-content seperti SCROM and AICC.
Untuk menjamin bahwa produk-produk LEN dapat bekerja dengan baik dan memberikan manfaat terbaik bagi pelanggan , maka produk yang dihasilkan disertai dengan layanan pendukung, antara lain :
Jumat, 17 April 2009
Entry for Apr 18, 2009
Ide oh ide datanglah padaku."kenapa engkau tak kunjung datang?"apakah aku kurang pengetahuan?apakah aku kurang pengalaman?apakah aku kurang membaca buku?menonton tv?menyusuri internet?ya mungkin memang aku kurang segala-galanya.tapi perlu engkau ingat,aku akan selalu mengejarmu dan mendapatkanmu karena aku punya sahabat terbaik yaitu "KETEKUNAN"
Read More ..Selasa, 16 Desember 2008
POSS di ITS dan Perguruan Tinggi Lainnya
POSS?
mungkin bagi anda yang terbiasa dengan OSS sudah mengetahuinya bukan?
ya POSS adalah singkatan dari “Pendayagunaan Open Source Software”. Pemerintah berusaha mendorong peningkatan kemandirian, daya saing dan kreativitas serta inovasi bangsa melalui program Indonesia, Go Open Source! yang merupakan semangat nasional dalam mengembangkan dan memanfaatkan open source software.
untuk menindaklanjuti Kebijakan program Indonesia Go Open Source (IGOS) tersebut, maka beberapa universitas di Indonesia mendirikan POSS network. Kegiatan dari POSS Network adalah sebagai pusat penelitian pengembangan produk open source, repository konten, pelatihan SDM dan pengembangan model bisnis OSS, yang dilaksanakan oleh perguruan tinggi negeri dan swasta atau lembaga penelitian. Pendayagunaan OSS ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun masyarakat tentang opensource dan juga sebagai back up dari IGOS center sesuai dengan lingkup kegiatan masingmasing pelaksana.
Beberapa universitas yang telah mendirikan POSS antara lain :
1. INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2. INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG
3. INSTITUT TEKNOLOGI SURABAYA
4. POLITEKNIK BATAM
5. POLITEKNIK INFORMATIKA-DEL
6. POLITEKNIK MANUFAKTUR ASTRA
7. PRESIDENT UNIVERSITY
8. UNIVERSITAS AIRLANGGA
9. UNIVERSITAS ALAZHAR
10. UNIVERSITAS GAJAH MADA
11. UNIVERSITAS INDONESIA
12. UNIVERSITAS SYIAH KUALA.
13. UNIVERSITAS UDAYANA
14. UNIVERSITAS BRAWIJAYA
15. UNIVERSITAS HASANUDIN
16. UNIVERSITAS MULAWARMAN
17. UNIVERSITAS GUNADARMA
18. PRESIDENT UNIVERSITY
19. UNIVERSITAS TARUMANEGARA
20. UNIVERSITAS TANJUNGPURA
Pada bulan oktober 2008 telah diselenggarakan workshop POSS Network yang diikuti oleh beberapa POSS di berbagai Universitas. Acara workshop ini diselenggarakan di KAMPUS UNHAS, MAKASSAR. Secara umum kegiatan workshop ini mempresentasikan bagaimana perkembangan pemberdayaan OSS di masing-masing universitas. Acara workshop selanjutnya akan diselenggarakan di di POSS UNTAN pada bulan maret 2009. Mengenai pemberdayaan OSS di ITS, ITS sudah mendirikan pusat kegiatan yang berhubungan dengan OSS di kota Surabaya khususnya bagi komunitas Open Source di ITS dengan nama : POSS-ITS ”Pemberdayagunaan Open Source Software – ITS”. Tujuan dari berdirinya POSS di ITS ini adalah untuk mendukung pengembangan dan pemasyarakatan produk-produk open source agar tidak kalah bersaing dengan produk propertary sehingga masyarakat yang sudah lama terbutakan dan terbius oleh software bajakan dapat beralih ke produk yang legal yaitu “open source”.
Keuntungan dan kerugian dari Open Source Software
Motivasi dari penggunaan dan pengembangan open source software beraneka ragam, mulai dari filosofi dan alasan etika sampai pada masalah praktis. Biasanya, keuntungan yang dirasa pertama dari model open source adalah fakta bahwa ketersediaan open source diciptakan secara gratis atau dengan biaya yang rendah.
Keuntungan Open Source Software
Beberapa karakteristik yang menyebabkan Open Source model mendapatkan keuntungan :
a. Ketersedian source code dan hak untuk memodifikasi
Ini merupakan hal yang penting. Hal ini menyebakan perubahan dan improvisasi pada produk software. Selain itu, hal ini memunculkan kemungkinan untuk meletakan code pada hardware baru, agar dapat diadaptasi pada situasi yang berubah-ubah, dan menjangkau pemahaman bagimana sistem itu bekerja secara detail.
b. Hak untuk mendistribusikan modifikasi dan perbaikan pada code
Hal ini merupakan titik perbedaan Open Source Software dengan Free Software. Pada kenyataannya, hak pendistribusian diakui dan merupakan hal yang umum, ini adalah hal yang berpengaruh bagi sekumpulan developer ( pengembang ) untuk bekerja bersama dalam project Open Source Software.
c. Hak untuk menggunakan software
Ini merupakan kombinasi dari hak pendistribusian, menjamin ( jika software cukup berguna ) beberapa user yang mana membantu dalam menciptakan pasar untuk mendukung dan berlangganan software. Hal ini juga membantu dalam improvisasi kualitas dari produk dan improvisasi secara fungsi. Selain itu akan menyebabkan sejumlah user untuk mencoba produk dan mungkin menggunakannya secara regler.
Kerugian Open Source Software
Beberapa karakteristik yang menyebabkan Open Source model mendapatkan keuntungan :
a. Tidak ada garansi dari pengembangan
Biasanya terjadi ketika sebuah project dimulai tanpa dukungan yang kuat dari satu atau beberapa perusahaan, memunculkan celah awal ketika sumber code masih mentah dan pengembangan dasar masih dalam pembangunan.
b. Masalah yang berhubungan dengan intelektual property
Pada saat ini, beberapa negara menerima software dan algoritma yang dipatentkan. Hal ini sangat sulit untuk diketahui jika beberapa motede utama untuk menyelesaikan masalah software di patenkan sehingga beberapa komunitas dapat dianggap bersalah dalam pelanggaran intelektual property.
c. Kesulitan dalam mengetahui status project
Tidak banyak iklan bagi open source software, biasanya beberapa project secara tidak langsung ditangani oleh perusahaan yang mampu berinvestasi dan melakukan merketing.
Lisensi dari Open Source Software
Beberapa lisensi umum pada open source software yaitu :
a. BSD ( Berkeley Software Distribution )
Secara ringkas, pendistribusian dapat dilakukan sepanjang berhubungan dengan software, meliputi penggunaan propierty produk. Pencipta hanya ingin pekerjaan mereka dikenali dan tanpa memerlukan biaya. Hal ini menjadi penting karena lisensi ini tidak melibatkan beberapa pembatasan dengan menjamin dan berorientasi pada turunan awal open source.
b. GPL ( GNU General Public Licence )
Ini adalah lisensi bagi software yang bernaung dalam distribusi GNU Project. Saat ini masih dapat kita jumpai / menemukan banyak software yang tidak berkaitan dengan GNU Project. GPL secara hati-hati didesain untuk mempromosikan produk dari free software dan karena itu, secara eksplisit melarang beberapa tindakan pada software yang dapat merusak integrasi dari GPL software pada program proprietary ( kepemilkan ). GPL berdasar pada UU Internasional yang menjamin pelaksanaannya. Karakterisitik utama dari GPL meliputi pendistribusian, tapi hanya jika souce code itu tersedia dan juga dijamin; serta mengijinkan pendistribusian source; mengijinkan modifikasi tanpa pembatasan dan integrasi lengkap dengan software lain.
c. MPL ( Mozilla Public Licence )
Ini adalah lisensi yang dibuat oleh Netscape dalam mendistribusi code dari Mozilla, versi baru dari navigator jaringan. Banyak respek yang mirip dengan GPL tetapi lebih berorientasi pada perusahaan level enterprise.
d. Lainya seperti : Qt ( oleh Troll-Tech ), X Consortium dll
Sistem Operasi Open Source
Seperti yang kita ketahui, sebagian besar masyarakat Indonesia menggunakan pc atau laptop dengan OS Microsft Windows. salah satu faktor utama dari maraknya penggunaan sistem operasi Microsoft windows disebabkan sebagian besar penjual komputer telah menginstalkan sistem operasi buatan Bill Gates ini disetiap komputer yang dijual. Seakan-akan MS. Windows sudah menjadi satu paket pembelian sebuah komputer,padahal jelas-jelas praktik semacam ini jelas melanggar hokum. Selain itu pola pikir masyarakat kita yang cenderung menganggap bahwa sistem operasi open source itu sulit untuk mengoperasikannya menyebabkan sistem operasi open source kurang mendapat tempat di hati masyarakat luas. Beberapa macam Sistem Operasi Open Source
1. Linux
Linux pada awalnya dibuat oleh seorang mahasiswa Finlandia yang bernama Linus Torvalds. Dulunya Linux merupakan proyek hobi yang diinspirasikan dari Minix, yaitu sistem UNIX kecil yang dikembangkan oleh Andrew Tanenbaum. Linux versi 0.01 dikerjakan sekitar bulan Agustus 1991.
Kemudian pada tanggal 5 Oktober 1991, Linus mengumumkan versi resmi Linux, yaitu versi 0.02 yang hanya dapat menjalankan shell bash (GNU Bourne Again Shell) dan gcc (GNU C Compiler). Saat ini Linux adalah sistem UNIX yang sangat lengkap, bisa digunakan untuk jaringan, pengembangan software dan bahkan untuk pekerjaan sehari-hari. Linux sekarang merupakan alternatif sistem operasi yang jauh lebih murah jika dibandingkan dengan sistem operasi komersial (misalnya Windows 9.x/NT/2000/ME). Linux mempunyai perkembangan yang sangat cepat. Hal ini dapat dimungkinkan karena Linux dikembangkan oleh beragam kelompok orang. Keragaman ini termasuk tingkat pengetahuan, pengalaman serta geografis. Agar kelompok ini dapat berkomunikasi dengan cepat dan efisien, internet menjadi pilihan yang sangat tepat. Karena kernel Linux dikembangkan dengan usaha yang independent, banyak aplikasi yang tersedia, sebagai contoh, C Compiler menggunakan gcc dari Free Software Foundation GNU’s Project. Compiler ini banyak digunakan pada lingkungan Hewlett-Packard dan Sun.
Sekarang ini, banyak aplikasi Linux yang dapat digunakan untuk keperluan kantor seperti untuk spreadsheet, word processor, database dan program editor grafis yang memiliki fungsi dan tampilan seperti Microsoft Office, yaitu Star Office. Selain itu, juga sudah tersedia versi Corel untuk Linux dan aplikasi seperti Matlab yang pada Linuxdikenal sebagai Scilab. Linux bisa didapatkan dalam berbagai distribusi (sering disebut Distro). Distro adalah bundel dari kernel Linux, beserta sistem dasar linux, program instalasi, tools basic, dan program-program lain yang bermanfaat sesuai dengan tujuan pembuatan distro. Ada banyak sekali distro Linux, diantaranya :
• RedHat, distribusi yang paling populer, minimal di Indonesia. RedHat merupakan distribusi pertama yang instalasi dan pengoperasiannya mudah.
• Debian, distribusi yang mengutamakan kestabilan dan kehandalan, meskipun mengorbankan aspek kemudahan
• dan kemutakhiran program. Debian menggunakan .deb dalam paket instalasi programnya.
• Slackware, merupakan distribusi yang pernah merajai di dunia Linux. Hampir semua dokumentasi Linux disusun berdasarkan Slackware. Dua hal penting dari Slackware adalah bahwa semua isinya (kernel, library ataupun aplikasinya) adalah yang sudah teruji. Sehingga mungkin agak tua tapi yang pasti stabil. Yang kedua karena dia menganjurkan untuk menginstall dari source sehingga setiap program yang kita install teroptimasi
• dengan sistem kita. Ini alasannya dia tidak mau untuk menggunakan binary RPM dan sampai Slackware 4.0, ia tetap menggunakan libc5 bukan glibc2 seperti yang lain.
• SuSE, distribusi yang sangat terkenal dengan YaST (Yet another Setup Tools) untuk mengkonfigurasi sistem.
• SuSE merupakan distribusi pertama dimana instalasinya dapat menggunakan bahasa Indonesia.
• Mandrake, merupakan varian distro RedHat yang dioptimasi untuk pentium. Kalau komputer kita menggunakan pentium ke atas, umumnya Linux bisa jalan lebih cepat dengan Mandrake.
• WinLinux, distro yang dirancang untuk diinstall di atas partisi DOS (WIndows). Jadi untuk menjalankannya bisa di-klik dari Windows. WinLinux dibuat seakan-akan merupakan suatu program aplikasi under Windows.
Dan masih banyak distro-distro lainnya yang telah tersedia maupun yang akan muncul.
1.4 Kelebihan Linux
Di sini akan dijelaskan beberapa kelebihan dari sistem operasi Linux/UNIX dibandingkan dengan dengan sistem operasi yang lain. Dan berikut ini adalah beberapa fakta dari hal-hal yang menguntungkan dengan menggunakan program dan file-file Linux/UNIX :
• Pada dasarnya semua data tersimpan di dalam harddisk walau ada beberapa kondisi dimana data tersimpan di disket. Linux/UNIX memberikan beberapa proses spesial dimana terminal, printer dan device hardware lainnya dapat diakses seperti kita mengakses file yang tersimpan dalam harddisk atau disket.
• Ketika program dijalankan, program tersebut dijalankan dari harddisk ke dalam RAM dan setelah dijalankan akan dinamakan sebagai proses.
• Linux/UNIX menyediakan servis untuk membuat, memodifikasi program, proses dan file.
• Linux/UNIX mendukung struktur file yang bersifat hirarki.
• Linux/UNIX adalah salah satu sistem operasi yang termasuk ke dalam kelas sistem operasi yang dapat melakukan multitasking. Multitasking sendiri adalah keadaan dimana suatu sistem operasi dapat melakukan banyak kerjaan pada saat yang bersamaan.
• Selain multitasking, Linux/UNIX juga dapat mendukung multiuser. Yaitu sistem operasi yang pada saat bersamaan dapat digunakan oleh lebih dari satu user yang masuk ke dalam sistem. Bahkan untuk Linux juga mendukung untuk multiconsole dimana pada saat bersamaan di depan komputer langsung tanpa harus melalui jaringan dan memungkinkan lebih dari satu user masuk ke dakam sistem.
Perbandingan Linux terhadap sistem operasi lainnya
Linux disusun berdasarkan standar sistem operasi POSIX yang sebenarnya diturunkan berdasarkan fungsi kerja UNIX. UNIX kompatibel dengan Linux pada level system call, ini berarti sebagian besar program yang ditulis untuk UNIX atau Linux dapat direkompilasi dan dijalankan pada sistem lain dengan perubahan yang minimal. Secara umum dapat
dikatakan Linux berjalan lebih cepat dibanding UNIX lain pada hardware yang sama. Dan lagi UNIX memiliki kelemahan yaitu tidak bersifat free. MS-DOS memiliki kemiripan dengan Linux yaitu file sistem yang bersifat hirarkis. Tetapi MS-DOS hanya dapat
dijalankan pada prosesor x86 dan tidak mendukung multi user dan multi tasking, serta tidak bersifat free. Juga MSDOS tidak memiliki dukungan yang baik agar dapat berinteroperasi dengan sistem operasi lainnya, termasuk tidak tersedianya perangkat lunak network, program pengembang dan program utilitas yang ada dalam Linux.
MSWindows menawarkan kemampuan grafis yang ada pada Linux termasuk kemampuan networking tetapi tetap memiliki kekurangan yang ada pada MS-DOS.
Windows NT yang juga tersedia untuk Digital Alpha selain prosesor x86. Namun Windows NT ini masih juga memiliki beberapa kekurangan yang telah ada pada MS-DOS.Waktu untuk menemukan suatu bug dalam suatu system operasi ini tak sebanding dengan harga yang harus dibayar.
Sistem operasi Apple untuk Macintosh hanya dapat berjalan di sistem Mac. Juga memiliki kekurangan dari sisi ketersediaan perangkat bantu pengembang (development tool) dan juga kurang dapat secara mudah untuk berintoperasi dengan sistem operasi lainnya. Apple juga telah memungkinkan Linux dapat dijalankan pada PowerMac.
2. ReactOS
ReactOS adalah project yang dikembangkan oleh komunitas free software dan open source yang binarynya (eksecutable filenya) dan driver compatible (sesuai) dengan Microsoft windows 2000/XP.
Dalam bekerja ReactOS memeliki persamaan dengan projek WINE yang ada pada linux karena perkembangan ReactOS sangat tergantung dari developer WINE juga. Saat ini ReactOS telah memasuki tahapan Alpha diman orang yang berminat untuk mengujinya dapat mengunduhnya disitus resminya http://www.reactos.org
3. HAIKU (Open BeOS)
Haiku atau yang juga dikenal dengan nama nama Open BeOS adalah sistem operasi yang dibuat berdasarkan BeOS.BeOS adalah sistem operasi yang memiliki arsitektur kuat yang dibuat oleh Be Inc,berbeda dengan sistem operasi lainnya yang dibuat berdasarkan hardware yang ada pada saat itu BeOs dibuat untuk bekerja pada Hardware modern (BeBOX) sehingga BeOS tidak terlalu dikenal.Sekarang projek BeOS dihentikan karena gagal dalam mengkomersilkan dirinya.BeOS merupakan sistem operasi yang berjalan pada arsitektur
PowerPC namun pada penghujung usianya BeOS telah berhasil di porting ke platform X86 .dibandingkan dengan sistem operasi lainnya BeOS memilki beberapa kelebihan yaitu Arsitektur yang kuat untuk multimedia,mendukung multiprosesor,mendukung 64 journaling file sistem. Haiku merupakan Projek yang betul-betul baru dan tidak memilki keterkaitan source code dengan BeOS,Haiku merupakan salah satu proyek open source.HAIKU masih dalam tahap praAlpha sehingga untuk menjalankan dibutuhkan Aplikasi Virtual seperti Qemu atau Vmware.
Sebenarnya masih banyak sistem operasi yang memiliki sifta serupa dengan linux yaitu OpenSource namun karena kurangnya sosialisasi atau memang sistem tersebut diperuntukkan oleh suatu komunitas tertentu Sebagai acuan beberapa sistem operasi yang memiliki sifat Opensource dan dapat dijadikan alternative selain Linux adalah :
• Minix (Nenek moyang Linux)
• Plan 9 sistem operasi turunan Unix
• Open Solaris /Sistem operasi milik Sun
• Open Darwin sistem operasi yang digunakan untuk membuat MacOS X
• OpenBSD


